Memori Masa Belia

Ayah dan Anak

Hal apa yang paling Anda ingat dari masa belia? Hal apa yang Anda catat sebagai kenangan masa kecil bersama orang tua?

Bagi saya, memori itu adalah dibonceng naik motor ke pasar oleh almarhum Bapak untuk kemudian mampir ke sebuah warung makan sederhana di seberangnya lalu menikmati sepiring nasi berlauk mangutan pedas.

Tentu masih banyak kepingan-kepingan kenangan lain. Baik yang menyenangkan maupun yang tak terlalu menyenangkan. Terkadang saya me-recall potongan memori itu dan memutarnya di kepala. Sekedar penghibur di kala sepi melanda.

Saya percaya bagi seorang anak, memori bersama orang tua amat berharga. Hal-hal kecil yang dilakukan bersama mungkin akan terpatri selamanya. Karenanya, saya pikir penting bagi kita para orang tua meluangkan lebih banyak waktu, membuka mata dan mencurahkan perhatian lebih saat bersama anak-anak kita.

Memori masa belia membentuk diri kita. Memori belia pula yang jadi refleksi dan kadang sandaran saat kita dewasa. Dia jadi obat rindu sekaligus penyemangat untuk terus maju menjalani hidup yang tak bersahabat seringnya.

Jika Anda ada waktu, tanyakan memori apa yang sudah dan sedang Anda ukir di benak anak-anak Anda?

Tabik!